Cari Blog Ini

Senin, 29 Juli 2024

Seribu Rasa Yang Tersirat


Seribu Rasa Yang Tersirat

Penulis : Rachel Qathrina

Penerbit : Yayasan Fastabiqul Khairat

Layout/Sampul : Rachmawati

Sinopsis :

Buku ini adalah sebuah kumpulan puisi yang mempersembahkan keindahan dan kompleksitas cinta dalam berbagai nuansa. Rachel Qathrina, melalui bait-bait puisinya, mengajak pembaca untuk menjelajahi dimensi-dimensi yang berbeda dari perasaan cinta: dari kegembiraan hingga kesedihan, dari kepastian hingga kebingungan, dan dari kehangatan hingga kerinduan.

Dalam setiap puisi, Rachel Qathrina menggambarkan pengalaman pribadi dan universal tentang cinta dengan bahasa yang mendalam dan puitis. Dia mengeksplorasi perjalanan emosional dan spiritual, serta kekuatan transformatif cinta dalam kehidupan sehari-hari. Puisi-puisinya mampu menyentuh hati pembaca, membawa mereka merenungkan arti sejati dari hubungan manusia yang paling mendasar.

Buku ini tidak hanya sekadar kumpulan puisi, tetapi juga merupakan kisah tentang pencarian dan penemuan makna cinta dalam segala warna dan bentuknya. Melalui kata-kata yang dipilih dengan teliti, Rachel Qathrina menghadirkan sebuah karya yang menginspirasi dan mempesona, cocok untuk dibaca dan dinikmati oleh siapa saja yang menghargai keindahan kata-kata dan kekuatan emosi dalam puisi.

Senja yang Tak Pernah Pergi

Senja yang Tak Pernah Pergi

Penulis : Nawal Syarifa

Editor & Ilustrator : Rachmawati

Penerbit : Yayasan Fastabiqul Khairat

Sinopsis :

“Senja Yang Tak Pernah Pergi” adalah sebuah buku kumpulan cerita pendek karya Nawal Syarifa yang merayakan berbagai warna dan nuansa cinta dalam kehidupan sehari-hari. Melalui dua puluh cerita yang mengharukan dan penuh makna, Nawal membawa pembaca dalam perjalanan emosional yang beragam—dari cinta yang tak terucapkan, cinta yang penuh tantangan, hingga cinta yang menemukan jalan di tempat yang tak terduga. Setiap cerita dalam buku ini adalah potongan-potongan kecil kehidupan yang menyoroti kekuatan dan kelemahan cinta, dari kebahagiaan dan kesedihan hingga harapan dan keraguan. Dengan gaya bahasa yang lembut dan peka, Nawal Syarifa mengajak pembaca meresapi setiap momen, setiap sentuhan, dan setiap detak jantung yang menyentuh dan memikat.

Senandung Puisi dan Pantun Ibu Kota Nusantara


Senandung Puisi dan Pantun Ibu Kota Nusantara

Penulis : Dra. Hj. Novarita, M.M

Penerbit : Yayasan Fastabiqul Khairat

Ilustrator Sampul : Rachmawati

Editor/Tata Letak : Rachmawati

Sinopsis :

Selamat datang di “Senandung Puisi dan Pantun Ibu Kota Nusantara,” sebuah karya istimewa yang memadukan keindahan puisi dan pantun dengan kekayaan budaya Ibu Kota Nusantara yang baru. Buku ini adalah sebuah jendela menuju jiwa dan nuansa ibu kota yang berkembang, menyuguhkan rangkaian kata yang menyentuh dan menggugah perasaan.

Dalam kumpulan puisi dan pantun ini, Ibu Hajah Novarita, penulis mengajak pembaca untuk merasakan keindahan dan kedalaman emosi yang lahir dari setiap sudut Ibu Kota Nusantara. Melalui lirik-lirik puitis dan permainan kata yang ceria dalam pantun, buku ini menyuguhkan panorama kehidupan urban yang segar dan penuh warna.

Puisi-puisi dalam buku ini menggambarkan keindahan lanskap kota, dinamika sosial, dan nuansa spiritual yang mewarnai kehidupan sehari-hari di ibu kota yang baru. Sementara itu, pantun-pantun yang disajikan dengan kearifan lokal mengajak pembaca untuk meresapi kearifan budaya dan tradisi yang tetap terjaga di tengah kemajuan kota modern.

Jumat, 26 Juli 2024

Siapa Yang Takut Berbicara?

Siapa Yang Takut Berbicara?

Penulis : Alma Fadilla Putri

Penerbit : Yayasan Fastabiqul Khairat

Ilustrator Sampul : Rachmawati

Sinopsis :

“Penakluk Panggung” adalah kumpulan cerita anak yang memukau dan menginspirasi, ditujukan untuk anak-anak usia 8-12 tahun. Buku ini mengisahkan perjalanan beberapa anak yang berani tampil di depan umum dan menunjukkan bakat serta keberanian mereka dalam berbagai jenis pertunjukan. Dari berpidato di depan audiens, memainkan alat musik tradisional, hingga mendongeng dan berakting, setiap cerita dalam buku ini menggambarkan tantangan dan kemenangan yang dihadapi oleh para “penakluk panggung” muda ini.

Setiap cerita dipenuhi dengan kegembiraan, tantangan, dan pencapaian yang menonjolkan keberanian dan kreativitas anak-anak ini. Melalui cerita-cerita ini, pembaca akan belajar tentang keberanian, keterampilan berbicara di depan umum, dan pentingnya mengejar impian dengan tekun.

Selasa, 16 Juli 2024

Seri Petualangan: Kisah Keajaiban

 Kumpulan Cerita Fabel Kelas 3 Imam Nasa’i SD Fastabiqul Khairat

Penulis : Almeera, Maudy, Amira, Khanza, Zalfa, Hanum, Aisya, Olivia, Ibra, Zaid,

Fakhri, Uwais, Adji, Rayyan, Keanu, Arjuna, Janeeta, Lanna, Haniyya, Arrkheyza, Syafiq, Pandu

Penyunting Naskah : Rohimah Dewi Rinda Permata, S.Pd, Salsabila Aulia Maharani, Desi Intan Sari

Penerbit : Yayasan Fastabiqul Khairat

ISBN : 978-623-88289-0-01

Kumpulan cerita fabel dengan tema burung, kucing, hingga naga, dirangkai dalam kata yang dibuat oleh siswa-siswi kelas 3 Imam Nasa’i SD Fastabiqul Khairat. Ceritanya sangat seru dan penuh petualangan.

Pakka and The Kindness of Kancil East Kalimantan Folktales in Three Languages (Bahasa Indonesia, English, Korean) Series 3

 Diadaptasi dari Cerita Rakyat Berau: Si Pakka yang Sombong

Penulis: Fitra Elnurianda

Penerbit: Yayasan Fastabiqul Khairat

Ilustrator: Fitra Elnurianda


Sinopsis:

Seri 3 Cerita Rakyat Kalimantan Timur dalam 3 Bahasa (Indonesia, Inggris, Korea) mempersembahkan kisah Pakka, seekor buaya yang sombong dan kasar, hidup sendirian di tepi Sungai Bakampar. Suatu hari, karena rasa lapar, Pakka mencoba memangsa Kancil di tepi sungai. Namun, Kancil terus menghindarinya dan berlari ke rumahnya. Dipenuhi amarah, Pakka mencoba menghancurkan rumah Kancil, tetapi malah melukai dirinya sendiri. Pada saat itulah, Kancil yang baik hati menawarkan bantuan yang tidak terduga. Melalui situasi yang tidak biasa ini, Pakka belajar pelajaran berharga tentang kerendahan hati, persahabatan, dan pentingnya saling tolong-menolong.

Cerita Rakyat Kalimantan Timur dalam 3 Bahasa (Indonesia, Inggris, Korea) Edisi 2

Diadaptasi dari Cerita Rakyat Legenda Batu Balui Kayan Mentarang

Penulis : Fitra Elnurianda

Penerbit : Yayasan Fastabiqul Khairat

Ilustrator : Fitra Elnurianda

Sinopsis :

Edisi 2 Cerita Rakyat Kalimantan Timur dalam 3 bahasa (Indonesia, Inggris, Korea) ini menceritakan legenda sebuah desa yang indah dan subur di pedalaman kabupaten Malinau Kalimantan Utara. Desa ini menghadapi perubahan dramatis karena keserakahan warganya. ketika mereka panen buah tanpa memperhatikan binatang hutan dan menyakiti anjing-anjing penjaga, alam marah dan desa berubah menjadi batu. Kisah ini mengajarkan pentingnya kesederhanaan, dan kepedulian terhadap alam, dan berbagi dengan bijaksana.